IAI Darussalam Siap Piloting Digitalisasi Kampus dan BMT di Ciamis

CIAMIS – Pimpinan Fakultas Eknomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis mengundang PT Cazh Teknologi Inovasi untuk mengisi Seminar Teknologi Inovasi. Seminar tersebut berisi diskusi seputar kebutuhan digitalisasi pesantren, kampus dan koperasi/ BMT. Acara berlangsung Selasa 13 September 2022 mulai pukul 09.30 WIB di B.208 Gedung KH. Ahmad Dahlan, Kampus IAID.

Dalam sambutan pembukaan, Dekan FEBI IAID, Ahmad Agung, S.Ag., M.Pd.I. menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan digitalisasi sistem manajemen kampus, pesantren dan koperasi yang terintegrasi semakin tinggi.

Suasana pembukaan seminar teknologi inovasi

“Sekarang semua sistem harus terintegrasi dan diharapkan dapat memudahkan pengelolaan lembaga serta meningkatkan pelayanan kepada pihak internal maupun masyarakat sekitar, ujar dosen yang akrab disapa “Abah Agung” itu.

Sebagaimana diketahui, IAID adalah bagian dari lembaga pendidikan Darussalam, yang memiliki berbagai instansi pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi dengan ribuan santri yang mondok di dalamnya. Selain itu, Darussalam juga memiliki unit bisnis berupa minimarket hingga bank mini syariah.

Menjawab hal tersebut, CEO PT Cazh Teknologi Inovasi, Muh Arif Mahfudin, menyampaikan bahwa sejak tahun 2019 CAZH telah mengembangkan sistem dan beragam inovasi untuk mendigitalisasi pesantren, kampus, sekolah hingga kantin, koperasi bahkan lembaga keuangan mikro.

Suasana diskusi seminar IAID bersama CAZH

“Alhamdulillah, CAZH sudah menjadi platform yang cukup lengkap, kami memiliki CAZH Dashboard untuk lembaga, CAZH POS untuk koperasi/kantin, CAZH Corebanking untuk lembaga keuangan mikro serta CARDS Kartu Digital untuk membership, biasanya dipakai orang tua/wali santri untuk mengelola uang saku, pembayaran tagihan hingga memantau informasi, presensi, pelajaran hingga rapor anak secara online, semua cukup di HP” terang Arif.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan CAZH kini sudah melayani lebih dari 170 lembaga pendidikan, yang tersebar di 69 Kabupaten/Kota di 21 Provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam seminar tersebut hadir peserta dari beberapa unsur, seperti pengurus kampus, pesantren, BMT dan beberapa dosen pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAID. Acara berlangsung dengan hangat, terutama ketika sesi tanya jawab dengan peserta. Ada berbagai macam hal yang ditanyakan dan semuanya dijawab dengan jelas oleh narasumber.

Foto bersama selesai acara di tangga.

Di akhir seminar, Abah Agung menyampaikan komitmen untuk segera dapat mengimplementasikan platform CAZH di Darussalam, dimulai dari digitalisasi kartu mahasiswa, untuk digunakan sebagai media transaksi cashless di minimarket, kemudian meminta dikembangkan sistem membership untuk publik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.